Hand On Mathematics Pada Mata Kuliah Matematika

Tegal, Kamis – 19 Desember 2013.

Hand on mathematics pada pembelajaran mata kuliah matematika

Hand on mathematics pada pembelajaran mata kuliah matematika

Bagaimana membuat kubus yang terbentuk dari  3 atau 6 limas segi empat yang kongruen? Secara visual kita dapat menggambar 6 limas yang kongruen dalam kubus, dan untuk mewujudkan dalam bentuk konkret maka diperlukan keterampilan dalam menentukan model jaring-jaringnya. Dengan aktivitas ini, mereka menerapkan teorema phytagoras dalam pengukuran secara geometris, membuat garis-garis sejajar dan membuat segmen-segmen garis yang kongruen dan memanfaatkan konsep lingkaran untuk pembuatan jaring-jaring.

Mahasiswa rombel 1C memperagakan produk yang dibuat

Mahasiswa rombel 1C memperagakan produk yang dibuat

Mahasiswa rombel 1C membuat kubus yang terbentuk dari 3 atau 6 limas. Dimulai dari ukuran rusuk kubus  yaitu 10 cm, mereka membuat ukuran-ukuran model jaring-jaring kubus dan model  limas tanpa alas. Dengan menambahkan sirip pada sisi-sisi tertentu maka akan terbentuk kubus yang terdiri dari 3 limas yang kongruen dengan tinggi limas sama dengan tinggi kubus dan kubus dengan 6 limas dengan tinggi limas setengah rusuk kubus. Aktivitas ini dikerjakan secara berkelompok. Materi pembelajaran ini dikaitkan dengan KD Pemecahan masalah,karena dengan aktivitas ini mahasiswa belajar bagaimana membuat model yang sederhana sehingga dapat dijadikan pedoman dalam membuat berbagai ukuran kubus yang berbeda-beda dengan isi 3 atau  6 limas yang kongruen.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s